pinjaman modal usaha

Cara Mencari Pinjaman Modal Usaha UMKM di 2022

UMKM selalu menjadi usaha yang paling digeluti oleh kebanyakan masyarakat golongan ekonomi menengah. Tak heran jika selalu ada saja kendala yang dihadapi mereka seperti halnya masalah permodalan. Hal ini menjadikan setiap pelaku usaha memikirkan pinjaman modal usaha agar usaha yang telah didirikan tetap berjalan.

Untungnya sekarang dalam mencari pinjaman modal usaha tidak sesulit dulu. Karena sudah banyak yang menyediakan cara terkait pinjaman modal usaha ini, salah satu diataranya yaitu aplikasi pinjaman online.

Untuk itu kami akan membahas mengenai cara mendapat pinjaman uang untuk kamu yang kebingungan dalam mengawali usaha sendiri. Simak penjelasan kami di bawah ini !

Cara Mencari Pinjaman Modal Usaha UMKM

Di zaman yang modern ini, banyak orang yang berantusias dalam membuka usaha. Namun, beberapa diantara mereka masih bingung terkait dana untuk memulai usahanya, untuk itu kami memberikan saran untuk bisa digunakan dalam mencari pinjaman modal usaha di artikel ini. Dan berikut caranya :

Tabungan Pribadi

aplikasi pinjaman modal usaha

Ini adalah hal dasar yang paling mudah untuk digunakan oleh setiap pelaku usaha, karena dengan ini prang tersebut tidak akan merasa terbebani dengan hutang terhadap usaha yang akan dibangun.

Jika kamu mempunyai tabungan yang cukup, apa salahnya untuk menggunakan hasil tabungan pribadimu untuk kesuksesan usahamu sendiri.

Tapi perlu kamu perhatikan dalam menggunakan uang tabungan ini, yaitu sisakan sedikit untuk kebutuhan lainnya sehingga tabungan kamu masih ada sisa.

Jika terlanjur dipakai semua, maka tentu saja ini menjadi pembelajaran untuk kedepannya agar tidak melakukan hal yang sama dalam membangun sebuah usaha mikro.

Menjual Aset Pribadi

cara dapat pinjaman modal usaha

Jika tabungan pribadi tidak punya, maka salah satu pilihannya yaitu dengan menjual asset pribadi untuk bisa mengkover semua peralatan usaha yang dibutuhkan.

Memang dalam membangun suatu usaha dibutuhkan pengorbanan yang kaitannya dengan permodalan, Kamu bisa menjual atau jika inging low risk kamu gadaikan saja asset yang kamu punya seperti sepeda motor atau HP dan lain sebagainya.

Dengan penjualan ini nantinya kamu akan bisa mendapatkan tambahan modal usaha yang dapat menutup kebutuhan usaha kamu sendiri.

Atau jika kamu enggan untuk mengambil uang tabungan dan menjual asset pribadi, kamu bisa melakukan opsi lainnya yang akan kami jelaskan di bawah ini.

Mencari Investor

mencari pinjaman modal usaha

Selain kedua cara di atas, untuk mendapatkan pinjaman modal yaitu dengan mencari investor yang mau bermitra untuk pembuatan usaha mikro kecil dan menengah.

Opsi ini bisa kamu praktekan dengan mencari orang-orang yang bergulat di dunia usaha, mungkin ini akan lebih efektif dan usaha mu bisa berjalan lancar tanpa kendala pendanaan lagi.

Namun, perlu diingat bahwa dalam mencari investor ini, kamu harus menyiapkan planning yang matang terhadap usaha yang akan kamu bangun.

Misalnya kamu ingin membangun usaha kedai, maka kamu jelaskan planning A, B, C sampai Z sehingga calon investor ini mau menginvestasikan untuk usahamu.

Pinjaman Online

aplikasi pinjaman modal usaha mikro

Dan jika serasa kamu gagal semua, tabungan tidak punya, asset apalagi, mencari investor masih ragu-ragu. Mungkin cara ke-empat ini akan cocok untuk kamu gunakan, yaitu pinjaman online melalui aplikasi.

Sekarang sudah banyak aplikasi yang menyediakan fitur-fitur pinjaman uang untuk usaha. Kamu bisa memanfaatkan itu semua dengan mudah dan persyaratan yang simple.

Diantara aplikasi yang menydiakan pinjaman modal usaha antara lain yaitu, Modalku, Pinjam Modal, Buku Warung dan masih banyak lainnya.

Lebih jelasnya kami akan menjelaskan tata cara meminjam uang utnuk modal usaha di aplikasi modalku, berikut cara dan langkah-langkahnya : Syaratnya Simpel Banget

1. Untuk Pelaku UMKM memiliki usaha online baik di marketplace atau berjualan di platform lainnya seperti transportasi online, maupun usaha offline yang memakai sistem kasir digital

2. Domisili usaha di Jawa, Sumatera (Medan-Palembang), Bali, Sulawesi (Makasar) dan Batam

3. Usaha telah berjalan minimal 6 Bulan

4. Usaha memiliki Omzet sekitar 6 jt perbulannya

5. Pelaku calon pengaju pinjaman modal usaha bukan reseller atau dropshiper

6. Menyertakan dokumen pribadi dan pendukung seperti:

  • Foto KTP Sendiri
  • Foto Selfie Sendiri
  • Status Mutasi Rekening 3 Bulan
  • Foto NPWP (Jika ada) atau bisa diganti dengan Laporan Penjualan (Marketplace atau Sistem Kasir Digital)